Ariana Grande Explains Her Relationship with Mac Miller via Twitter

Ariana Grande finally revealed the relationship condition with her ex-boyfriend Mac Miller which ended two weeks ago. The 24-year-old singer mentioned that her relationship with Miller was “toxic” and “scary” when answering negative tweet from Twitter user (@FlintElijah).

He mentioned that Grande dumped Miller for another dude. Though Miller has dedicated 10 songs about that woman. Ariana Grande also responds that the allegations are not true.

“How absurd that you minimize female self-respect and self-worth by saying someone should stay in a toxic relationship because he wrote an album about them.”

“I am not a babysitter or a mother and no woman should feel that they need to be. I have cared for him and tried to support his sobriety & prayed for his balance for years (and always will of course) but shaming/blaming women for a man’s inability to keep his s–t together is a very major problem.”

“Let’s please stop doing that. of course I didn’t share about how hard or scary it was while it was happening but it was. I will continue to pray from the bottom of my heart that he figures it all out and that any other woman in this position does as well.”

Source: Ariana Grande

Ariana Grande akhirnya mengungkap kondisi hubungan dengan mantan kekasihnya Mac Miller yang berakhir pada dua minggu lalu. Penyanyi berusia 24 tahun ini menyebut bahwa hubungannya dengan Miller adalah “beracun” dan “menakutkan” saat menjawab cuitan negatif dari pengguna Twitter (@FlintElijah).

Ia menyebut bahwa Grande mencampakkan Miller demi laki-laki lain. Padahal Miller telah mendedikasikan 10 lagu tentang perempuan tersebut. Ariana Grande pun merespons kalau tuduhan itu tidak benar.

“Sungguh tidak masuk akal bahwa Anda mengecilkan rasa hormat dan harga diri perempuan dengan mengatakan seseorang harus tetap berada dalam hubungan beracun karena dia menulis album tentang mereka.”

“Saya bukan seorang pengasuh atau seorang ibu dan tidak ada perempuan merasa perlu menjadi seperti itu. Saya pernah peduli kepadanya dan mencoba mendukung kesadarannya dan berdoa atas keseimbangannya selama bertahun-tahun (dan akan selalu tentu saja). Namun mempermalukan / menyalahkan perempuan atas ketidakmampuan pria mengendalikan masalah personalnya adalah sebuah masalah besar.”

“Mari hentikan melakukan hal tersebut. Tentu saya tidak membagikan tentang bagaimana sulit atau mengerikannya hal itu ketika terjadi. Saya akan terus berdoa dari lubuk hati saya bahwa dia mengetahuinya dan perempuan lain yang ada dalam posisi ini juga.”

Share:

Leave a Reply

© 2017 By Music N Soul