Screaming Without Telling to

[ENG] The name Ian Ridenhour is ready to re-enliven the music industry. Due, the guy who was born in 2000 was the last time released his album titled “Cry About It” on September 30, ago. Right at the end of 2017, Ian has uploaded his latest video clip “You Help Me Fall Asleep”, which also became the first single release of six songs on his mini album, “Ribcage.”

When he was produced this single he was on the struggle with mental illness frequently. “I wanted to create something that portrayed what it’s like to be in the midst of a depressive. What I delivered on was somewhere in between total apathy and silent desperation, like screaming without opening your mouth,” he explained to Music N Soul.

According to Ian himself the song accomplished that goal pretty well, but what was really fascinating to him was the story that shaped itself as he when writing the song’s lyrics. The 17-years-old also added that his recent experience with a complicated and unhealthy relationship surfaced without him ever consciously. Then, the song turned into kinda recreation of what it’s like to love someone even while they’re draining of your energy and happiness.

About the music video, Ian asks Kira Bursky, a filmmaker to created it. “We drew a lot of inspiration from both elements of the song, both the emotion and the underlying story . And attempted to bring the two together into a coherent statement. The video was an absolute blast to work on. Even it’s more fun to share with the world.”

Source: Ian Ridenhour

[IND] Nama Ian Ridenhour siap kembali meramaikan industri musik. Sebab, pria kelahiran tahun 2000 ini terakhir kali merilis albumnya yang berjudul “Cry About It” pada tanggal 30 September lalu. Tepat pada akhir tahun 2017, Ian telah mengunggah klip video terbarunya “You Help Me Fall Asleep” yang sekaligus menjadi rilisan single pertama dari enam lagu di album mininya, “Ribcage.”

Ketika dia menciptakan single ini, dia sering bergumul dengan penyakit jiwa. “Saya ingin menciptakan sesuatu yang menggambarkan bagaimana rasanya berada di tengah depresi. Apa yang saya sampaikan berada di antara sikap apatis dan keputusasaan yang senyap, seperti berteriak tanpa membuka mulut,” jelasnya  kepada Music N Soul.

Menurut Ian sendiri lagu tersebut berhasil mencapai tujuannya dengan cukup baik, namun yang benar-benar menarik baginya adalah kisah yang terbentuk dengan sendirinya saat ia menulis lirik lagu ini. Pria berusia 17 tahun itu juga menambahkan bahwa pengalamannya yang baru-baru ini dengan hubungan yang rumit dan tidak sehat muncul tanpa disadarinya. Kemudian, lagu ini berubah menjadi semacam ciptaan baru seperti apa rasanya mencintai seseorang saat mereka menghabiskan energi dan kebahagiaan Anda.

Mengenai video musik, Ian mengajak Kira Bursky, seorang pembuat film untuk menciptakannya. “Kami menggambarkan banyak inspirasi dari kedua elemen lagu, baik dari emosi dan cerita yang mendasarinya. Serta berusaha membawa keduanya menjadi satu pernyataan yang utuh. Video itu merupakan gebrakan yang asyik untuk dikerjakan. Bahkan, lebih menyenangkan untuk dibagikan kepada dunia.”

Share:

Leave a Reply

© 2017 By Music N Soul